Sabtu, 24 Desember 2022

10 Tempat Wisata di Hanoi Vietnam

2 komentar



10 Tempat Wisata di Hanoi Vietnam yang Kece Abis, Bikin Speechless

Suatu keputusan yang tepat saat kamu memilih Hanoi sebagai destinasi tujuan liburan. Hanoi merupakan ibu kota negara Vietnam yang memiliki beragam tempat wisata menarik. Mulai dari wisata alam, wisata sejarah, hingga wisata belanja bisa kamu temukan dengan mudah di kota ini.

Nah, untuk menjawab rasa penasaranmu, berikut terdapat rekomendasi tempat wisata yang bisa kamu kunjungi di kota yang telah berusia lebih dari 1.000 tahun tersebut. Simak ya.

1. Hanoi Opera House


Hanoi Opera House merupakan gedung teater terbesar di Vietnam. Dibangun pada tahun 1911 oleh orang Prancis, gedung ini memiliki arsitektur Prancis neo-klasik dengan tema Gotik pada bagian pintu, kubah, jendela, balkon dan sebuah ruang kaca.

Beberapa acara yang kerap ditampilkan di sini adalah opera lokal Vietnam, musik rakyat tradisional, balet, dan berbagai macam konser internasional lainnya.

2. Ho Chi Minh Mausoleum
Tempat menarik selanjutnya di Hanoi dan paling banyak dikunjungi adalah Mausoleum Ho Chi Minh yang ada di Ba Dinh Square. Ini merupakan tempat peristirahatan terakhir pemimpin Vietnam paling populer bernama Ho Chi Minh atau yang dikenal oleh rakyatnya sebagai Paman Ho. Di tempat inilah tubuh Ho Ci Minh disimpan dalam kotak kaca.

3. Teater Wayang Air Thang Long

10 Tempat Wisata di Hanoi Vietnam yang Kece Abis, Bikin Speechless
 Teater Wayang Air Thang Long sangat terkenal di dunia. Wayang Air asal Hanoi ini sudah ada sejak abad ke-11. Kala itu pertunjukan Wayang Air bertujuan untuk menghibur para penduduk desa yang sawahnya terendam banjir. Caranya yaitu dengan berdiri di dalam air yang ketinggiannya mencapai pinggang lalu menampilkan pertunjukkan wayang.

Wayang-wayang tersebut ditopang menggunakan tongkat hingga membuatnya seolah-olah sedang bergerak di atas air dengan dalang yang bersembunyi di belakang layar.

4. The Perfume Pagoda


Berlokasi di Huong Son, My Duc, Hanoi, The Pagoda Perfume atau penduduk setempat menyebutnya Chua Huong merupakan sebuah kuil agama Buddha yang sangat sakral dan dihormati. Menurut legenda, kuil ini ditemukan lebih dari 2.000 tahun lalu oleh seorang biksu Buddha yang sedang melakukan meditasi di kawasan ini.

Karena letaknya ada di kaki gunung, tidak heran jika pemandangan alam di sekitar The Perfume Pagoda sangat indah. Air sungai dan banyaknya tanaman tropis yang tumbuh di sekitar kuil membuat suasana semakin terasa tenang dan nyaman.

5. Danau Hoan Kiem


Danau Hoan Kiem adalah pilihan yang tepat untuk kamu yang ingin menjauhkan diri dari hiruk pikuk perkotaan. Suasana tenang dan damai langsung terasa begitu kamu menginjakkan kaki di tempat ini. Pemandangan di sekitar danau yang masih asri pun semakin menambah kesan nyaman karena di tengah danau terdapat kuil Ngoc Son yang mampu menarik minat banyak pengunjung.

6. Taman Nasional Ba Vi

Taman Nasional Ba Vi merupakan salah satu tempat wisata paling terkenal di Vietnam. Tempat ini menawarkan keindahan alam yang luar biasa. Letaknya di sekitar gunung yang memiliki tiga puncak, masing-masing bernama Dinh Vua dengan ketinggian 1.296 meter, Tan Vien 1.226 meter dan Ngoc Hoa 1.131 meter.

Puncak Tan Vien adalah yang paling sering dikunjungi oleh wisatawan. Biasanya mereka sekaligus berziarah ke sebuah kuil suci abad 11 untuk mengenang Dewa Gunung.

Selain resor spa di kaki gunung yang menyediakan beragam terapi alami, hutan tropis yang lebat di taman nasional ini pun patut dijelajahi. Ada pula sungai Da yang letaknya di salah satu sisi taman. Kamu juga dapat menyaksikan keindahan kota Hanoi dari atas puncak.

7. Benteng Kekaisaran Thang Long


Benteng Kekaisaran Thang Long atau yang dikenal juga sebagai Benteng Hanoi merupakan tempat bersejarah di Vietnam yang sayang untuk dilewatkan. Pada tahun 2010 tempat ini diakui oleh UNESCO sebagai salah satu situs warisan dunia yang harus dilestarikan.

Dalam benteng tersebut ditemukan berbagai macam artefak yang berasal dari abad ke-20, seperti fondasi istana, jalan kuno, kolam, sumur, koin perunggu, keramik, dan tembikar. Untuk bisa melihat benda-benda tersebut wisatawan bisa mendatangi ruangan pameran khusus.

8. Pasar Dong Xuan


Pasar Dong Xuan didirikan pada tahun 1889. Pasar ini terdiri dari bangunan empat lantai dengan gaya arsitektur Soviet.

Di lantai dasar adalah tempat untuk menjual aneka macam makanan laut, daging, dan sayuran. Sedangkan berbagai hewan peliharaan seperti anjing, kucing, dan ikan terletak di bagian belakang. Di lantai dasar juga merupakan tempat para penjual bunga segar dari seluruh wilayah Vietnam.

Sementara itu, lantai atas adalah tempat para wisatawan berburu oleh-oleh seperti kaus oblong, kerajinan tangan, kain, tas dan sebagainya yang dijual dengan harga grosir.

9. Kuil Sastra


Pada mulanya kuil Sastra yang dibangun pada tahun 1070 ini ditujukan untuk universitas. Bangunan ini didedikasikan untuk seorang cendekiawan yang bernama Konfusius. Bergaya tradisional Vietnam, kuil ini masih terjaga dengan sangat baik sampai sekarang.

Di dalam kuil terdapat danau, sumur, tugu, paviliun, halaman dan lorong. Dulu hanya keturunan kerajaan dan bangsawan saja yang diperbolehkan menimba ilmu di sini. Mereka yang telah menyelesaikan pendidikan, namanya akan diukir di atas prasasti batu.

10. Museum Sejarah Militer Vietnam

Perang Vietnam yang sangat dahsyat di masa lalu begitu terkenal di seluruh dunia. Museum ini cocok dikunjungi oleh wisatawan yang ingin melihat sisa-sisa dari peperangan tersebut.

Di dalam museum terdapat sekitar 200.000 koleksi. Untuk dapat memasuki museum ini wisatawan dikenakan biaya sebesar VND30.000 atau setara dengan Rp20.000

Nah, itulah tempat menarik yang ada di Hanoi yang bisa kamu kunjungi. Mana yang ingin kamu kunjungi pertama kali, guys?


7 Street Food di Bangkok yang Paling Populer. Hati-Hati Bikin Laper Perut dan Mata! Street Food Bangkok

3 komentar

 Apakah kamu ada rencana traveling ke Bangkok? Selain seru untuk belanja, kota terbesar di Thailand ini juga punya segudang makanan yang layak untuk dicoba. Kali ini Hipwee akan berbagi pengalaman mencari makanan jalanan atau istilah kerennya street food di Bangkok. Buat kalangan traveler dunia, Bangkok memang surganya makanan pinggir jalan, enak lagi.


Kenapa sih milih street food? Dengan makan di jalanan kita pasti akan berinteraksi dengan orang lokal secara langsung. Rasa makanan jalanan juga cenderung lebih otentik dan rasanya lezat. Makanan jalanan juga cenderung lebih murah, jadi bisa makan dengan puas atau malah kalap. Hehehe.

Kenapa sih milih street food? Dengan makan di jalanan kita pasti akan berinteraksi dengan orang lokal secara langsung. Rasa makanan jalanan juga cenderung lebih otentik dan rasanya lezat. Makanan jalanan juga cenderung lebih murah, jadi bisa makan dengan puas atau malah kalap. Hehehe.

Nah, kali ini yellow mau kasih rekomendasi 7 street food populer di Bangkok. Yuk simak ulasannya!

China Town Yaowarat punya Thai noodles paling enak se-Thailand. Cobain deh kalau nggak percaya

Kawasan Chinatown di seluruh dunia selalu terkenal dengan makanan enak. Sama halnya dengan di Bangkok, kawasan Chinatown Yowarat ini juga punya berbagai pilihan kuliner yang bikin lidahmu bergoyang. Salah satu Thai noodles paling enak seharga 20 Baht seporsi ada di Yoawarat. Para penjual makanan di Yowarat menggelar barang dagangan mereka di hari Selasa – Minggu jam 6 sore sampai jam 12 malam. Cara menuju Yowarat dengan turun di Stasiun MRT Hua Lampong, keluar di pintu 1 dan lanjut naik taksi atau tuk-tuk sekitar 15 menit.


Sukhumvit Soi 38, gudangnya street food yang enak. Cocok buat yang suka kelaparan tengah malam


Letak area ini nggak jauh dari pusat kota Bangkok. Bahkan dekat Sukhumvit ada pusat perbelanjaan yang jadi langganan cicik dan tante nyari baju ala Bangkok yang trendi. Jadi kalo barusan belanja dan kelaparan, bisa banget mampir ke area Sukhumvit ini. Kalo mau naik BTS turun di Stasiun Thong Lor exit 4. Pedagang di kawasar Sukhumvit Soi 38 buka tiap hari Selasa – Minggu jam 5 sore sampe jam 2 malem. Cocok kan buat yang suka kelaparan tengah malem.

Nyobain makanan pekerja kantoran Bangkok di Silom Road. Makanan cepat saji dan praktis cara makannya

Kebanyakan 

Kawasan penuh makanan Silom Road lokasinya dekat dengan area perkantoran. Sebenarnya pedagang-pedagang ini jualan untuk memenuhi kebutuhan makan sehari-hari para pekerja kantoran yang ada di sekitaran situ. Makanannya semacam quick meal yang disajikan cepat dan bisa dimakan dengan praktis. Biasanya rame di jam kantor dan puncaknya adalah saat makan siang dan pulang kantor.

Surga makanan di Soi Rambuttri. Sepanjang jalan isinya gerobak makanan. Bisa teler kebanyakan makan nih

Jalanan di Soi Rambuttri penuh dengan gerobak makanan. Semuanya tampak enak dan bikin laper baik mata maupun perut. Lokasi Soi Rambuttri ini paralel dengan Khao San Road. Di Soi Rambuttri juga banyak hotel budget. Kalo nginep di area sini, nyari makan bukan masalah. Atau demi makan di Soi Rambuttri mending cari penginapan dekat-dekat sini?


Di ujung Khao San Road yang super terkenal itu ada Banglamphu. Pilihan makanannya bikin bingung saking banyaknya

Banglamphu ini juga deket banget dengan Khao San Road dan Golden Palace. Banglamphu terletak di ujung Khao San Road. Kalo ketemu kantor polisi tinggal belok kanan. Di dalam gang ini ada banyak pilihan makanan yang menggoda untuk dimakan. Meskipun menunya rata-rata pake tulisan Thailand, tapi rata-rata pedagang di sini bisa bahasa Inggris standar. Kalo cuma nanya ini makanan halal ato nggak, mereka bisa kok.

Lokasi Samyan Market dekat dengan universitas dan jadi student food court. Rasa makanannya autentik dan unik

Samyan Market lokasinya dekat dengan pasar tradisional Bangkok dan universitas. Hal ini membuat harga makanan di Samyan Market cenderung lebih autentik dan unik. Sebenernya lokasi Samyan Market ini ada di belakang MBK, salah satu pusat perbelanjaan besar di Bangkok. Dari MBK bisa pake taksi atau tuk-tuk ke Samyan Market. Bisa juga turun di stasiun MRT Samyan, keluar di exit 1 lanjut taksi atau tuktuk sekitar 15 menit. Jam buka Samyan Market lumayan panjang, dari jam 1 siang sampe jam 12 malam.

Convent Road dan Sala Daeng yang jadi tempat berkumpulnya backpacker, orang kantoran, turis banyak uang, sampe orang lokal. Banyak kalangan, banyak makanan


Bisa dibilang area Sala Daeng ini adalah tempat berkumpulnya semua orang, ada backpacker, pekerja kantoran, turis banyak uang, pemusik jalanan, juga orang lokal. Sala Daeng ini terkenal punya menu old noodles dan aneka nasi yang dimasak khas ala Thailand. Sala Daeng ini udah ramai dari jam 8 pagi sampe jam 8 malam, tapi paling cocok untuk makan siang. Kamu bisa turun di Stasiun BTS Sala Daeng.

Pastiin kamu makan mango sticky rice, pad thai, dan aneka jajanan jalanan kalo pergi ke tempat-tempat seru ini. Rasanya dijamin enak, autentik, dan pastinya lebih murah kalo nyoba di 7 tempat ini. Kuy lah.



Jumat, 23 Desember 2022

6 Tips Traveling Low Budget

2 komentar


6 Tips Traveling Low Budget, Dijamin Tabungan Tetap Aman

Traveling menjadi salah satu aktivitas yang popular beberapa waktu belakangan ini. Bahkan, bagi mereka yang memiliki anggaran pas-pasan, traveling low budget bisa menjadi pilihan. 

Bukan hanya banyak dibahas di berbagai macam media, kegiatan traveling sepertinya sekarang sudah mulai menjadi hobi banyak orang. Sebenarnya, layaknya aktivitas hobi yang lain, traveling juga memerlukan sejumlah dana. 

Besaran dana yang diperlukan ini bergantung dari destinasi wisata yang dijadikan pilihan, biaya makan, transportasi hingga penginapan. Tidak perlu selalu mahal, kamu juga dapat menikmati traveling meskipun dengan dana minim. 

Tips Traveling Low Budget

Kamu bisa menerapkan sejumlah tips berikut ini agar bisa mewujudkan impian traveling, meskipun dengan anggaran yang pas-pasan.

1. Rencanakan dari Awal dengan Matang

Tips traveling yang pertama adalah merencanakan dengan matang. Traveling sama seperti melakukan aktivitas perjalanan lain. Kegiatan ini harus direncanakan dengan baik, bahkan bila perlu dari jauh-jauh hari. Dengan mengatur segalanya dari awal, kamu bisa menyiapkan berbagai macam hal, termasuk dana. 

Bukan hanya itu, kamu juga akan lebih leluasa untuk menyesuaikan jadwalmu dengan jadwal orang lain yang nantinya ikut berlibur bersama. Hindari traveling dadakan, lebih-lebih jika traveling ini memakan waktu yang lama dan jarak yang jauh. 

2. Pilih Destinasi yang Tepat

Strategi traveling low budget yang kedua adalah memilih destinasi dengan tepat. Bukan hanya memilih destinasi yang dapat dinikmati, tetapi kamu juga harus memilih lokasi liburan yang sesuai dengan anggaran. Luangkan waktu untuk melakukan sejumlah riset lokasi yang nantinya dikunjungi. 

Kamu bisa melakukan riset secara online dengan cara melihat sejumlah informasi seperti penginapan, tempat wisata dan yang lainnya. Kemudian, lakukan perbandingan untuk setiap biaya yang harus kamu keluarkan. Hal ini untuk menjamin kenyamananmu selama traveling. 

3. Traveling Low Budget di Luar Waktu Liburan

Berlibur ketika momen libur panjang mungkin juga menjadi pilihanmu. Namun, jika ingin traveling on a budget, akan lebih baik memilih waktu traveling di luar masa liburan ini. 

Melakukan traveling di luar waktu liburan akan membuat harga penginapan, tiket pesawat, kereta, kapal dan bus menjadi lebih rendah dibandingkan dengan saat momen liburan. Tentu hal ini akan menghemat banyak anggaranmu. 

Tidak hanya itu, di moment seperti ini tempat wisata juga lebih sepi sehingga kamu dapat mengeksplor sejumlah destinasi yang nantinya dikunjungi. 

4. Jangan Lupakan Dana Cadangan

Setiap perjalanan, jangan lupa menyiapkan dana cadangan. Kamu bisa menyiapkan dana cadangan di luar budget perjalanan, sehingga nantinya liburan tidak akan mengganggu keuanganmu. 

5. Beli Tiket Jauh-jauh Hari

Tips traveling low budget berikutnya, beli tiket dari jauh-jauh hari. Bila rencana liburan sudah ditentukan jadwalnya, segera lakukan pembelian tiket perjalanan. Membeli tiket dari jauh-jauh hari akan memungkinkanmu memperoleh harga tiket terbaik untuk moment liburan ini. 

Pastikan telah menentukan sejak awal, apa moda transportasi yang ingin kamu gunakan, kemudian lakukan sejumlah riset yang berkaitan dengan harga tiket pesawat, kereta, bus hingga kapal laut. 

6. Pilih Penginapan yang Nyaman dan Murah

Ketika memilih penginapan, pastikan memilih jenis yang tepat. Selain dapat merasa nyaman, kamu harus memperoleh harga yang hemat. Lakukan riset melalui internet atau tanyakan pada teman mengenai penginapan murah sesuai destinasi yang akan kamu tuju.Traveling low budget tetap bisa dinikmati dengan menyenangkan dan maksimal. Namun, jangan hanya berfokus pada liburan saja. Kamu juga bisa mengalihkan danamu untuk membantu pengusaha kecil serta mikro di pelosok pedesaan melalui Microfinance Marketplace Amartha. Di sini, kamu bisa memperoleh keuntungan hingga 15% flat per tahunnya serta cash flow mingguan, lho!